5.21.2008

Ratusan Mahasiswa Purwokerto Dorong Motor 8 Kilometer Tolak Kenaikan BBM


PURWOKERTO - Aksi rencana penolakan kenaikan bbm, terus dikobarkan oleh mahasiswa. Di Purwokerto Jawa Tengah, mahasiswa berdemo dengan mendorong sepeda motor sepanjang 8 kilometer siang tadi, Rabu ( 21/05).

Aksi ini merupakan peringatan 10 tahun bergulirnya reformasi sejak runtuhnya Pemerintahan Suharto tahun 1998 silam. Selain itu, mereka juga menggelar aksi untuk menolak rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen ini melakukan aksi longmarch sepanjang 8 kilometer mengelilingi Kota Purwokerto untuk menolak rencana kenaikan harga BBM. Sebagai simbol bahwa rakyat tidak akan mampu membeli BBM dengan harga tinggi, mereka melakukannya dengan mendorong sepeda motornya.

“Reformasi yang telah bergulir selama 10 tahun ini seharusnya telah membuat rakyat sejahtera, namun pemerintah gagal melaksanakan amanat reformasi. Harga sembako semakin melambung, dan tingkat kemiskinan juga semakin tinggi,” teriak salah seorang demonstran.

Aksi ini sempat ditemui oleh anggota DPRD Banyumas, di depan pendopo bupati, namun para mahasiswa kecewa, karena anggota dewan yang menerima mereka menolak untuk ikut menolak rencana kenaikan BBM oleh pemerintah. Sebagai simbol anggota dewan sudah tidak bisa mendengar aspirasi rakyat, para mahasiswa menghadiahinya dengan korek kuping raksasa. Aksi kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu-lagu khas para demonstran seperti Darah Juang, Naik-naik Ke Puncak Gunung yang telah diplesetkan, dll. (DT-21/05)

No comments: